| Materi Penulisan Ilmiah - Prakoso Bhairawa |
Prakoso Bhairawa Putera memiliki nama pena Koko P. Bhairawa, lahir di Tanjung Pandan (Pulau Belitung) 11 Mei 1984. Saat ini bergabung di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia--Lihat Profil Selengkapnya
Kerinduan itu segera menuntun kaki saya menyusuri tempat-tempat yang sedari kuliah dulu menjadi tempat pilihan saya bersama rekan-rekan menghabiskan akhir pekan atau sekadar mentraktir para sahabat. (*Prakoso Bhairawa Putera)
Namun, rencana perubahan tidak mencantumkan peneliti dan perekayasa sebagai bagian penting dari sumber daya.Padahal, pelaku aktivitas penelitian, pengembangan, dan penerapan iptek terletak pada peneliti dan perekayasa.
Masyarakat Palembang mengenal kompleks pemakaman ini dengan sebutan Kawah Tekurep. Nama tersebut berasal dari bentuk atap bangunan utama pemakaman yang berbentuk cungkup (kubah) melengkung berwarna hijau. (*Prakoso Bhairawa Putera)
Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Arief Rudianto, SE., menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba karya tulis ilmiah dengan tema “Menuju Kejayaan NKRI sebagai Negara Kepulauan yang Bervisi Maritim”.
Gegap gempita otonomi ternyata membawa konsekuensi logis dengan perubahan dalam sistem pemerintahan daerah.(Esquire Indonesia, Juni 2013 *Prakoso Bhairawa Putera)
| Materi Penulisan Ilmiah - Prakoso Bhairawa |
![]() |
| Buku SIDa, Arifin, dkk (2013) |
Adapun untuk kategori umum. Juara I dimenangkan Ismi Yuliati, S.S. alumnus sejarah UGM dengan judul tulisan “Menyongsong Negara Maritim Indonesia Membangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Di Kawasan Selat Malaka”. Juara II Kadek Ryan Surya Negara, S.PD, alumnus Pendidikan Geogarfi Undhiksa, dengan karya tulis “Model Pembelajaran TRI Pramana Untuk Menumbuhkan Semangat Juang Pahlawan Laut Aru Bagi Sekolah Menengah Atas”. Juara III Dewi Bunga, S.H., M.H. dosen Univ Mahasaraswati Denpasar, dengan judul tulisan “Penegakan Hukum Terhadap Perompakan Antara Prinsip Hostis Humanis Generis Dengan Penghormatan Kedaulatan”. Sedangkan Juara Harapan I dan II, masing-masing dimenangkan oleh Prakoso Bhairawa Putera, S.IP., M.A. dari Pappitek LIPI dan Tasurun, S.Pd.I guru SMK 1 Tuban.