Nostalgian Kuliner di Kota Palembang
Kerinduan itu segera menuntun kaki saya menyusuri tempat-tempat yang sedari kuliah dulu menjadi tempat pilihan saya bersama rekan-rekan menghabiskan akhir pekan atau sekadar mentraktir para sahabat. (*Prakoso Bhairawa Putera)
ARAH PERUBAHAN UU IPTEK
Namun, rencana perubahan tidak mencantumkan peneliti dan perekayasa sebagai bagian penting dari sumber daya.Padahal, pelaku aktivitas penelitian, pengembangan, dan penerapan iptek terletak pada peneliti dan perekayasa.
Makam Kesultanan Palembang Darussalam
Masyarakat Palembang mengenal kompleks pemakaman ini dengan sebutan Kawah Tekurep. Nama tersebut berasal dari bentuk atap bangunan utama pemakaman yang berbentuk cungkup (kubah) melengkung berwarna hijau. (*Prakoso Bhairawa Putera)
Penyerahan Hadiah Pemenang LKTI Seskoal 2012
Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Arief Rudianto, SE., menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba karya tulis ilmiah dengan tema “Menuju Kejayaan NKRI sebagai Negara Kepulauan yang Bervisi Maritim”.
"MABUK OTDA" KETIKA DAERAH BARU (DINILAI) GAGAL
Gegap gempita otonomi ternyata membawa konsekuensi logis dengan perubahan dalam sistem pemerintahan daerah.(Esquire Indonesia, Juni 2013 *Prakoso Bhairawa Putera)
Catatan #1 Selepas Sekolah - "Gank 12"
(Re-Posting) Liburan Asyik di Fantasy Island
![]() |
| Bermain di Fantasy Island |
“Kita ke Fantasi Island!” begitu kata Om pada semua..
![]() |
| Selalu Ceria --- |
![]() |
| Walau Belum Mandi Tetap Gaya |
(Re-Posting) Bertemu 136 Mahasiswa Terpilih
![]() |
| Kelompok Empat yang Selalu CERIA |
| Ketika Sandar di Tanjung Pinang |
![]() |
| Menerima Penjelasan Seputar Peralatan Navigasi Kapal |
(Re-Posting) Hari Pertama dan Terakhir di KRI Tanjung Nusanive
![]() |
| KRI Tanjung Nusanive |
| Prosesi Pelepasan Tali Tros |
![]() |
| Saya (Prakoso B. Putera) sedang Presentasi Makalah |
Kembali Ke KRI
Tidak tanggung-tanggung, kamar persinggahan malam itu diberikan sekelas kamar bagi PAMEN yang luar biasa nyaman. Walau hanya satu malam, tetapi cukup untuk menuntaskan kerinduan akan suasana di tahun 2006 lalu. Bukan hanya itu, selain berkesempatan berfoto bersama dengan Laksamana TNI SUPARNO selaku Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Kasal), rombongan juga berkesempatan untuk mengunjungi KRI DEWA RUCI menjadi kebanggan.
![]() |
| Sebelum Upacara, foto dulu di dek KRI Surabaya |
Satu Malam mungkin terlalu singkat tetapi cukup untuk menuntaskan memori dan memberikan penyegaran otak setelah menyelesaikan tugas laporan penelitian di akhir tahun lalu, dan ujian semester di kampus. Setidaknya awal tahun ini dibuka dengan prestasi sebagai Pemenang 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah "Hari Dharma Samudera" kategori Umum tingkat Nasional. Tahun masih panjang,.masih banyak tugas dan kerja yang menjadi bagian dari perjalanan di tahun ini,..masih banyak target,..Semangat KOKO,..
CERITA KOKO bagian I
KOKO adalah nama panggilan sejak kecil yang diberikan orang-orang terdekat, terutama keluarga, Mungkin, ada yang akan mengira bahwa ini bukanlah nama, melaikan sebutan atau panggilan. Yup, tak salah, koko bagi sebagian masyarakat Tionghoa di daerahku (Sungailiat) merupakan panggilan untuk seseorang yang usianya lebih tua atau dalam bahasa setempat sama dengan abang atau kakak dalam bahasa Indonesianya.
Dari keempat anak melayu pinggiran ini, Sobar dan Hendri adalah jagoan soal menangkap ikan dan memasang tajur hingga ke belukar rawa yang berlumpuh. Sedang Koko kecil dan Angga hanya ikut turun di sisi yang tidak terlalu dalam dan berlumpur. Seusai memasang tajur biasanya mandi di kolong merupakan pilihan utama. Kolong bukanlah bagian bawah jembatan seperti di kota Jakarta. Kolong bagi masyarakat Bangka Belitung berarti lubang yang berisi air dari hasil galian penambangan timah yang telah bertahun-tahun lamanya ditinggalkan.
















