Nostalgian Kuliner di Kota Palembang

Kerinduan itu segera menuntun kaki saya menyusuri tempat-tempat yang sedari kuliah dulu menjadi tempat pilihan saya bersama rekan-rekan menghabiskan akhir pekan atau sekadar mentraktir para sahabat. (*Prakoso Bhairawa Putera)

ARAH PERUBAHAN UU IPTEK

Namun, rencana perubahan tidak mencantumkan peneliti dan perekayasa sebagai bagian penting dari sumber daya.Padahal, pelaku aktivitas penelitian, pengembangan, dan penerapan iptek terletak pada peneliti dan perekayasa.

Makam Kesultanan Palembang Darussalam

Masyarakat Palembang mengenal kompleks pemakaman ini dengan sebutan Kawah Tekurep. Nama tersebut berasal dari bentuk atap bangunan utama pemakaman yang berbentuk cungkup (kubah) melengkung berwarna hijau. (*Prakoso Bhairawa Putera)

Penyerahan Hadiah Pemenang LKTI Seskoal 2012

Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Arief Rudianto, SE., menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba karya tulis ilmiah dengan tema “Menuju Kejayaan NKRI sebagai Negara Kepulauan yang Bervisi Maritim”.

"MABUK OTDA" KETIKA DAERAH BARU (DINILAI) GAGAL

Gegap gempita otonomi ternyata membawa konsekuensi logis dengan perubahan dalam sistem pemerintahan daerah.(Esquire Indonesia, Juni 2013 *Prakoso Bhairawa Putera)

Tampilkan postingan dengan label NG TRAVELER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NG TRAVELER. Tampilkan semua postingan

BROMO AMAN DIKUNJUNGI LAGI - (TRIP KITA) NG TRAVELER AGUSTUS 2011

Teks dan foto oleh Prakoso Bhairawa Putera

Pasca erupsi akhir tahun lalu, kini kondisi Gunung Bromo mulai pulih sejak dibuka untuk umum pertanggal 30 Maret 2011 yang lalu. Destinasi ini masuk dalam kawasan Taman Nasional (TN) Bromo Tengger Semeru dan sejak 2011 telah ditetapkan sebagai satu dari lima belas destinasi unggulan yang dikelola dengan Destination Management Organization (DMO) oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI. Untuk mendatangi destinasi ini tidaklah sulit, Obyek wisata alam Bromo terletak di Dusun Cemorolawang, Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura berjarak 48 Km dari pusat Kota Probolinggo dan 20 Km dari Pusat Kecamatan Sukapura. Ada banyak tour wisata ataupun kendaraan umum yang bisa digunakan untuk menikmati keindahan kawasan Bromo. Untuk mendapatkan pemandangan khas Bromo, wajib hukumnya untuk bermalam karena keesokan harinya ketika pagi menjelang sudah harus bangun dan berangkat menuju view point untuk menyaksikan matahari terbit

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More