Nostalgian Kuliner di Kota Palembang

Kerinduan itu segera menuntun kaki saya menyusuri tempat-tempat yang sedari kuliah dulu menjadi tempat pilihan saya bersama rekan-rekan menghabiskan akhir pekan atau sekadar mentraktir para sahabat. (*Prakoso Bhairawa Putera)

Riset Untuk Penguatan Pangan

Publikasi di Bangka Pos, 09 September 2009 Oleh: Prakoso Bhairawa PuteraPeneliti Muda Kebijakan dan Perkembangan Iptek, LIPI Jakarta Masa depan pangan Indonesia bisa ditentukan dengan riset, dengan catatan adanya tata kelola yang baik, yakni adanya relasi antara pemerintah, perguruan tinggi, petani, dan swasta bisa berlangsung secara seimbang SEJAK setahun lalu, harga pangan dibelahan dunia benar-benar melonjak tinggi. Tercatat mulai 2005 hingga sekitar Agustus 2008, harga gandum dan jagung naik tiga kali lipat, sementara harga beras lima kali lebih mahal. Kenaikan ini serta merta menjadikan 20 negara kebingunan dan 75 juta jiwa penduduk mulai kesulitan pangan. Namun bila dicermati, kenaikan ini terjadi ketika para petani penghasil pangan dunia sedang mengalami surplus terbanyak dalam sejarah....

(Re-Posting) Sehat Teknologi Untuk Anak

Publikasi di Bangka Pos, 11 Agustus 2009 Oleh: Prakoso Bhairawa PuteraPeneliti Muda Kebijakan dan Perkembangan Iptek LIPI Perkembangan teknologi ditenggarai membawa dampak bagi anak, dampak tersebut tidak hanya positif tetapi negatif. KEHADIRAN teknologi yang umumnya diciptakan dengan universal design, sehingga dapat dipergunakan oleh siapa saja tanpa melakukan perubahan-perubahan tertentu, atau singkat kata teknologi pada umumnya hadir dan siapa saja bisa menguasainya. Pola semacam inipun berlaku pada anak-anak, terlebih dari setiap produk teknologi yang dihasilkan selalu dilengkapi dengan petunjuk operasionalnya. Hal ini mempermudah anak-anak untuk mengoperasikan sebuah teknologi dengan ditambah bimbingan seseorang yang mampu (orang tua). Akan tetapi fenomena yang sering terjadi, acap...

(Re-Posting) Kenapa Jadi Junkie, Kalau Mau Gaul?

Publikasi di PIKIRAN RAKYAT, edisi 13 Juli 2009 Oleh: Prakoso Bhairawa Putera MUNGKIN sudah terlalu sering kita mendengar atau membaca dari pelbagai sumber mengenai narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA). Meski demikian, hal ini harus menjadi perhatian bersama untuk mempersempit ruang penyebarannya di tengah peliknya kehidupan berbangsa dan bernegara. Penyebaran NAPZA, terlebih narkotika di Indonesia setiap tahunnya cenderung mengalami peningkatan. Awal tahun delapan puluhan jaringan narkoba di Indonesia masuk dalam jaringan terbesar di Asia Tenggara. Dengan perangkat perundang-undangan yang relatif tidak tegas (saat itu) bagi pengedar ataupun pemakai menyebabkan kita dijadikan kawasan potensial peredaran sindikat narkoba dunia. Berdasarkan data Dit IV/Narkoba per...

(Re-Posting) Optimisme Pelayanan Publik

Publikasi di PIKIRAN RAKYAT, edisi 01 Juli 2009 Oleh : Prakoso Bhairawa Putera Peneliti Kebijakan pada PAPPIPTEK – LIPI, Jakarta HADIRNYA Undang-undang Pelayanan Publik yang baru disahkan 23 Juni kemarin membawa semangat optimisme bagi masyarakat umum untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik. Perjalanan panjang sejak diajukan pemerintah pada 7 Desember 2005 tertuntaskan sudah. Kehadiran undang-undang ini tepat adanya, karena salah satu fungsi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan yang menjadi kewajiban aparatur pemerintah adalah penyelenggaraan pelayanan publik. Di dalam hukum administrasi negara Indonesia, berdasarkan pengertian umum istilah “pelayanan publik” diartikan sebagai: “segala kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah sebagai upaya pemenuhan kebutuhan...

(Re Posting) Perangi Narkoba Menuju Indonesia Sehat

Publikasi di Suara Karya, 01 Juli 2009 Oleh: Prakoso Bhairawa PuteraPenulis adalah Duta Bahasa Nasional, peneliti LIPI, Jakarta. Penyebaran narkotika, alkohol, dan zat adiktif (NAZA) di Indonesia setiap tahunnya cenderung mengalami peningkatan. Awal tahun 1980-an, jaringan narkoba di Indonesia masuk dalam jaringan terbesar di Asia Tenggara. Dengan perangkat perundang-undangan yang relatif tidak tegas (saat itu) bagi pengedar ataupun pemakai, menyebabkan kita dijadikan kawasan potensial peredaran sindikat narkoba dunia. Entah berapa banyak kasus tercatat di kepolisian Indonesia yang tak jarang warga negara asing tercatat dalam buku hitam kepolisian. Ini membuktikan bahwa Indonesia benar-benar telah disusupi sindikat pengedar internasional. Dan, target market mereka adalah remaja dan anak-anak. Tingginya...

Lomba Karya Tulis Sejarah 2011

Lomba Karya Tulis Sejarah 2011 Lomba Karya Tulis Sejarah (LKTS) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk tulisan dan lisan (presentasi) diikuti mahasiswa (terbuka untuk semua jurusan ilmu sosial dan eksakta) dengan sub tema: ”Aktualisasi Nilai-nilai Nasionalisme dalam Perspektif Sejarah”. Melalui lomba ini peserta akan meningkat kemampuannya dalam memahami nilai-nilai sejarah untuk memperkuat jati diri dan membangun karakter kaum muda Indonesia. Topik pilihan : Peranan tokoh sejarah lokal dan nasional Peristiwa-peristiwa sejarah yang terjadi di tingkat lokal dan nasional Sejarah kelembagaan yang...

(Re-Posting) Energi Alternatif Itu Bernama Gas Bumi

Oleh : Prakoso Bhairawa Putera S, Mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Negara, FISIP Universitas Sriwijaya Isu bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia telah menjadi sesuatu yang sama mudah terbakarnya layaknya bahan bakar itu sendiri. Mengapa? Jawabannya akan dengan mudah terlontar. Puluhan juta rakyat jelata di negeri yang konon terkenal dengan gema ripah lojinawi ini sangat tergantung dan ditentukan hidupnya oleh BBM. Sumber energi utama untuk menyalakan api di dapur-dapur rumah mereka adalah minyak-tanah. Kenaikan harga salah satu jenis BBM saja dapat berakibat fatal mematikan penyulut api dapur di rumah-rumah penduduk mayoritas kelas menengah ke bawah. Maka, minyak-tanah pun telah menjadi salah satu kebutuhan pokok seperti bahan pangan beras, garam, gula, dan minyak-goreng. Realita yang...

(Re-Posting) Pemenang Lomba Penulisan Iptek dan OSS 2009

Penyerahan Piala Bergilir Kepada Prakoso Bhairawa Putera Memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, tepat pada Senin (10/8), Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman menyerahkan hadiah dan piala bergilir Menneg Ristek kepada para pemenang Lomba Penulisan Iptek 2009. Lomba bertema Kreativitas untuk Meningkatkan Daya Saing dan Mencapai Kemandirian Bangsa ini diadakan Kementerian Negara Riset dan Teknologi bekerja sama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, PT Tirta Investama (Aqua Danone), dan PT Pfizer Indonesia. Untuk Kelompok Wartawan terpilih Rohmat Haryadi dari majalah Gatra (juara I), Wahyu Kuncoro...

Membangun Indonesia Bersatu*

(Indonesia Masa Depan, dalam Perspektif Mahasiswa) Penulis : Prakoso Bhairawa Putera, Mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Negara, FISIP Universitas Sriwijaya “Daripada kita bertengkar satu sama lain, lebih baik kita memerangi bahaya yang akan sama-sama kita hadapi, yaitu kekerasan, keserakahan, membongkar akar-akar pertikaian dan mencoba melaksanakan persamaan lebih besar dalam hubungan ekonomi, sosial dan budaya.” (Javier Perez de Cuellar) “TIDAK akan ada asap bila tidak ada apa”. Namun, sekarang ini sulit untuk mencari asal api tersebut. Konflik merupakan kata pokok dari semua sumber masalah, di mana suatu konsekuensi dari komunikasi yang buruk, salah pengertian, ssalah perhitungan, dan proses-proses lainnya yang tidak disadari dan ksemuanya bermuara pada tindakan serta aksi-aksi...

Puisi Koko P. Bhairawa (23/06/2006)

Kontemplasi 11 Mei kembali kulepas satu umur hidupkini ruhku seribu centi lebih dekattafsir angin dan gelombangmembuat jiwa kehilangan banyak masapada bibir Tanjung kulafazkan sajak zikirdesahku, riakmu, detakku, ayatmuberintegral dalam langit pagikucicip embun diantara ilalangkukecup hangat tanah berpasiraku kehilangan banyak masa untukMu Sepotong Bulan di Musi ada yang menari di riak sungaicahayanya jatuh mencumbui tiap sudutdari seberang ilir hingga seberang ulu tapi hanya sepotong tampak olehku dan pada ruang di bola matatak ada lagi motor tempel yang selalu menjilati musi seperti siang tadibahkan rumah rakit di seberangtempat bengkel...

(Re-Posting) Liburan Asyik di Fantasy Island

MONDAY, JUNE 26, 2006 Bermain di Fantasy Island BEGITU padatnya aktivitas satu minggu dan beberapa hari terakhir, akhirnya pada minggu yang cerah akhirnya gw bareng keluarga bisa juga liburan. Hari Minggu adalah hari yang tepat. Pagi-pagi banget gw yang masih tidur sekitar pukul tujuh dibangunin Reza – sahabat gw buat berangkat. Tanpa sarapan dan mandi, gw langsung cabut. Di bawah, om-tante serta semua adik-adik kecil udah kumpul. Gw yang masih ngantuk gak banyak bicara pagi itu. Pagi Minggu emang asyik banget, udara masih sejuk dan penuh dengan keceriaan. Kalo seperti ini gw ingin Bangka, jujur ketika gw masih di Bangka, karena rumah gw dekat...

(Re-Posting) Bertemu 136 Mahasiswa Terpilih

Kelompok Empat yang Selalu CERIA ”Wow..!” begitulah kata yang terlontar ketika sebagian peserta Pelayaran Kebangsaan VI tahun 2006 melihat ’rumah’ yang akan membawa mereka mengunjungi pulau Bangka, pulau Bintan, pulau Penyengat, dan pulau Tolop. Sebuah spanduk panjang bertuliskan ”Selamat Datang” dihiasi dengan pita biru menambah kebanggan para peserta yang datang. Siang itu, Senin (11/07) matahari tampak bersahabat dengan seluruh peserta Pelayaran Nusantara VI, satu persatu mahasiswa dan mahasiswi terpilih dari seluruh Indonesia mulai berdatangan di dermaga 115 Tanjung Priok-Jakarta Utara. Ada yang diantar ojek bagi mereka yang kebetulan datang...

(Re-Posting) Hari Pertama dan Terakhir di KRI Tanjung Nusanive

MONDAY, JULY 24, 2006 KRI Tanjung Nusanive Matahari sepertinya begitu bersemangat menyambut para peserta yang sedang menikmati suasana pagi Selasa (12/07) di dek kapal, sampai akhirnya meraka harus turun guna mengikuti upacara pemberangkatan dan pelepasan. Hadir pada kesempatan itu Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Bambang Sudibyo dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Slamet Soebijanto. Pada kesempatan itu juga baik Mendiknas maupun KSAL kembali mengingatkan akan nilai-nilai kebangsaan dan wawasan nusantara yang menjadi modal dasar dalam membangun karakter diri. Akhirnya dengan diiringi Tari Tepak Lenggang dan ondel-ondel...

BROMO PRIORITAS PARIWISATA

PASURUAN – Kawasan wisata Gunung Bromo yang dikenal dengan keindahan panorama matahari terbitnya, menjadi prioritas Kementerian Budaya dan Pariwisata (Kemenbudpar) RI untuk dikembangkan. Skala prioritas Bromo itu dilakukan dalam program Destination Manajemen Organisation (DMO) bersama 14 lokasi wisata lainnya di Indonesia. “Program ini untuk mempromosikan Bromo agar semakin dikenal di dunia. Untuk Bromo, selain keindahan panorama alam, yang perlu diangkat juga tentang Budaya Suku Tengger. Saat ini momennya juga tepat, setelah Bromo erupsi dan perlu ditata ulang,” tandas Ary Basoeki, Staf Ahli Kemenbudpar RI saat di Bromo, Sabtu (9/4) sore. PRESENTASI...

Pages 381234 »

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More